10 Cara Menghilangkan Busa pada Minyak Goreng agar Tetap Bersih dan Aman

10 Cara Menghilangkan Busa pada Minyak Goreng agar Tetap Bersih dan Aman

Minyak goreng merupakan bahan penting dalam berbagai jenis masakan, terutama ketika menggoreng makanan. Namun, salah satu masalah yang sering muncul saat menggunakannya adalah timbulnya busa berlebihan. Kondisi ini tidak hanya membuat tampilan masakan kurang menarik, tetapi juga dapat menandakan bahwa minyak sudah terkontaminasi sisa makanan atau mengalami penurunan kualitas. Jika dibiarkan, minyak berbusa bisa memengaruhi rasa makanan, bahkan menimbulkan risiko bagi kesehatan. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan busa pada minyak goreng agar tetap bersih, aman, dan layak digunakan. Artikel ini akan membahas sepuluh cara praktis yang bisa Anda terapkan di rumah untuk menjaga kualitas minyak goreng.

10 Cara Menghilangkan Busa pada Minyak Goreng agar Tetap Bersih dan Aman

10 Cara Menghilangkan Busa pada Minyak Goreng agar Tetap Bersih dan Aman

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai 10 cara efektif mengatasi busa pada minyak goreng beserta tips menjaga kualitasnya.

1. Saring Minyak Setelah Digunakan

Salah satu penyebab utama busa adalah sisa makanan yang tertinggal di dalam minyak, seperti tepung, remahan adonan, atau bumbu. Sisa-sisa ini akan terbakar dan menghasilkan busa saat minyak dipanaskan ulang.

Solusi:
Gunakan saringan halus atau kain bersih untuk menyaring minyak setelah dipakai. Dengan cara ini, minyak tetap jernih dan tidak mudah berbusa ketika digunakan kembali.

Hubungi Mandiri Sejahtera Alami

2. Jangan Mencampur Minyak Baru dengan Minyak Bekas

Banyak orang mencoba menghemat minyak dengan mencampurkan minyak baru ke dalam minyak lama yang sudah digunakan. Padahal, cara ini justru membuat kualitas minyak menurun lebih cepat dan memicu busa.

Solusi:
Pisahkan penggunaan minyak baru dan minyak bekas. Jika minyak bekas masih layak digunakan, simpan terpisah dan jangan dicampur dengan minyak segar.

Baca juga: Apa Itu Minyak Kelapa RBD? Pengertian, Proses, dan Manfaatnya

3. Jaga Suhu Minyak Saat Menggoreng

Minyak yang terlalu panas dapat menyebabkan makanan cepat gosong di luar tetapi masih mentah di dalam, serta menghasilkan banyak sisa terbakar yang memicu busa.

Solusi:
Gunakan api sedang dan jaga suhu minyak sekitar 160–180°C saat menggoreng. Jika tidak memiliki termometer, bisa diuji dengan memasukkan sedikit adonan. Jika langsung naik ke permukaan dengan gelembung halus, berarti suhu sudah tepat.

4. Jangan Memasukkan Makanan dalam Jumlah Terlalu Banyak

Memasukkan terlalu banyak makanan sekaligus ke dalam minyak akan menurunkan suhu secara drastis. Akibatnya, makanan menyerap lebih banyak minyak, mengeluarkan banyak uap, dan menimbulkan busa.

Solusi:
Goreng makanan dalam jumlah secukupnya sesuai ukuran wajan dan kapasitas minyak.

5. Gunakan Minyak dengan Titik Asap Tinggi

Setiap jenis minyak memiliki titik asap berbeda. Minyak dengan titik asap rendah akan cepat rusak jika dipanaskan terlalu lama, sehingga lebih mudah berbusa.

Solusi:
Gunakan minyak dengan titik asap tinggi seperti minyak kelapa sawit, minyak kacang, atau minyak kanola untuk menggoreng. Minyak zaitun extra virgin sebaiknya digunakan hanya untuk tumisan ringan atau dressing.

6. Hindari Menggoreng Makanan yang Terlalu Basah

Air adalah musuh utama minyak goreng. Jika bahan makanan masih mengandung banyak air, minyak akan bereaksi dengan mengeluarkan bunyi letupan dan menghasilkan busa.

Solusi:
Pastikan bahan makanan yang akan digoreng sudah ditiriskan dengan baik. Gunakan tisu dapur atau lap bersih untuk mengurangi kelembapan pada permukaan bahan.

7. Tambahkan Potongan Jahe atau Daun Salam

Cara tradisional yang cukup efektif untuk mengurangi busa pada minyak adalah dengan menambahkan bahan alami seperti jahe atau daun salam. Kandungan alami pada bahan tersebut dapat membantu menyerap kotoran dan menekan timbulnya busa.

Solusi:
Masukkan sepotong jahe atau beberapa lembar daun salam ke dalam minyak saat dipanaskan. Setelah selesai menggoreng, buang bahan tersebut dan saring minyak seperti biasa.

8. Gunakan Wajan atau Panci yang Bersih

Wajan atau panci yang masih menyisakan kerak gosong akan mempercepat munculnya busa pada minyak. Kerak tersebut bisa bercampur dengan minyak dan menyebabkan kotoran terbakar.

Solusi:
Selalu bersihkan wajan atau panci sebelum digunakan kembali. Hindari meninggalkan kerak atau sisa makanan yang menempel pada permukaan wajan.

RBD Coconut Oil

9. Jangan Gunakan Minyak Lebih dari 2–3 Kali

Minyak yang digunakan berulang kali akan mengalami degradasi, sehingga kandungan lemaknya rusak dan mudah menghasilkan busa. Selain itu, minyak yang dipakai berulang lebih berisiko mengandung senyawa berbahaya seperti akrolein dan radikal bebas.

Solusi:
Batasi penggunaan minyak maksimal 2–3 kali. Jika minyak sudah berwarna hitam pekat, berbau tengik, atau terlalu banyak busa, segera buang dan ganti dengan minyak baru.

Baca juga: 10 Manfaat Minyak Kelapa RBD Murni untuk Memasak dan Kesehatan

10. Simpan Minyak dengan Benar

Minyak yang sudah digunakan, jika disimpan dengan cara salah, akan cepat rusak dan menghasilkan busa saat dipakai kembali. Paparan udara, cahaya, dan kelembapan bisa mempercepat oksidasi minyak.

Solusi:
Simpan minyak dalam wadah tertutup rapat, letakkan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung. Hindari menyimpannya di dekat kompor karena suhu panas bisa mempercepat kerusakan minyak.

Tips Tambahan untuk Menjaga Minyak Goreng Tetap Bersih dan Aman

  • Gunakan minyak secukupnya sesuai kebutuhan agar tidak sering dipakai ulang.
  • Pilih minyak berkualitas baik yang sudah melalui proses pemurnian.
  • Perhatikan warna, aroma, dan tekstur minyak sebelum digunakan kembali.

Kesimpulan

Busa pada minyak goreng bukan hanya mengganggu tampilan makanan, tetapi juga bisa menjadi tanda bahwa minyak sudah tidak sehat untuk digunakan. Penyebab busa umumnya berasal dari sisa makanan, air yang bercampur, suhu terlalu tinggi, hingga penggunaan minyak secara berulang kali.

Dengan menerapkan 10 cara menghilangkan busa pada minyak goreng di atas—mulai dari menyaring minyak, menjaga suhu, hingga menyimpannya dengan benar—Anda dapat menjaga kualitas minyak agar tetap bersih, aman, dan bergizi.

Menggoreng dengan minyak yang sehat bukan hanya membuat masakan terasa lebih lezat, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

+ posts
Scroll to Top