Apa Itu Deep Frying? Cara, Tips, dan Rahasia Hasil Gorengan Sempurna

Apa Itu Deep Frying? Cara, Tips, dan Rahasia Hasil Gorengan Sempurna

Menggoreng adalah salah satu teknik memasak yang paling populer di dunia. Dari dapur rumah sederhana hingga restoran berbintang, hampir semua orang menyukai makanan yang digoreng karena teksturnya yang renyah di luar namun lembut di dalam. Di antara berbagai metode menggoreng, ada satu teknik yang sangat terkenal dalam menghasilkan gorengan dengan kualitas terbaik, yaitu deep frying.

Bagi sebagian orang, istilah deep frying mungkin terdengar asing, padahal teknik ini sering digunakan sehari-hari, misalnya saat menggoreng ayam, kentang, donat, atau makanan ringan lainnya. Deep frying tidak hanya sekadar memasukkan bahan ke dalam minyak panas, melainkan membutuhkan pemahaman tentang suhu, jenis minyak, serta cara menggoreng yang benar. Jika dilakukan dengan tepat, hasilnya bisa menghasilkan gorengan yang sempurna: renyah, berwarna keemasan, dan tidak berminyak berlebihan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu deep frying, bagaimana cara melakukannya, tips penting yang harus diperhatikan, serta rahasia mendapatkan hasil gorengan yang benar-benar lezat.

Apa Itu Deep Frying?

Apa Itu Deep Frying?

Deep frying adalah teknik memasak dengan cara merendam makanan sepenuhnya ke dalam minyak panas dalam jumlah banyak. Suhu minyak biasanya dijaga antara 160–190°C, tergantung jenis makanan yang digoreng.

Pada suhu tersebut, makanan akan cepat matang karena panas merambat secara merata ke seluruh permukaan. Proses ini juga membuat lapisan luar makanan mengalami reaksi Maillard, yaitu perubahan warna menjadi cokelat keemasan sekaligus menghasilkan aroma khas gorengan.

Ciri khas deep frying:

  • Makanan terendam penuh dalam minyak.
  • Suhu tinggi dan stabil.
  • Menghasilkan gorengan renyah di luar, lembut di dalam.
  • Tidak memerlukan pembalikan terlalu sering karena minyak panas menyelimuti semua sisi makanan.

Also read: Apa Itu RBD Palm Olein? Pengertian, Fungsi, dan Keunggulannya

Jenis Makanan yang Cocok untuk Deep Frying

Tidak semua makanan cocok digoreng dengan metode ini. Beberapa jenis bahan yang paling umum digunakan antara lain:

  1. Ayam dan daging – seperti ayam goreng tepung, nugget, atau steak kecil.
  2. Ikan dan seafood – seperti udang goreng, calamari, dan ikan fillet.
  3. Kentang dan umbi-umbian – misalnya kentang goreng, singkong, atau ubi.
  4. Adonan tepung – donat, churros, pisang goreng, atau bakwan.
  5. Snack ringan – kerupuk, emping, dan aneka camilan lainnya.
Hubungi Mandiri Sejahtera Alami

Cara Melakukan Deep Frying dengan Benar

Agar hasil gorengan renyah dan matang sempurna, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam teknik deep frying:

1. Pilih Minyak yang Tepat

  • Gunakan minyak dengan titik asap tinggi, seperti minyak sawit, minyak kacang tanah, minyak kanola, atau minyak jagung.
  • Hindari minyak zaitun extra virgin karena lebih cocok untuk masakan dengan suhu rendah.

2. Panaskan Minyak ke Suhu Ideal

  • Suhu ideal deep frying adalah 160–190°C.
  • Gunakan termometer dapur untuk memastikan suhu stabil.
  • Jika minyak terlalu dingin, makanan menyerap minyak berlebih dan menjadi lembek. Jika terlalu panas, makanan gosong di luar tetapi belum matang di dalam.

3. Jangan Memasukkan Terlalu Banyak Makanan Sekaligus

  • Mengisi wajan terlalu penuh akan menurunkan suhu minyak secara drastis.
  • Hasilnya, gorengan menjadi berminyak dan kurang renyah.

4. Gunakan Wadah yang Tepat

  • Pilih wajan atau panci dalam yang cukup besar untuk menampung banyak minyak.
  • Deep fryer elektrik bisa menjadi pilihan untuk hasil lebih konsisten.

5. Tiriskan dengan Benar

  • Setelah matang, angkat gorengan dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak atau rak kawat.
  • Jangan biarkan gorengan menumpuk terlalu lama karena uap panas bisa membuatnya melempem.

Tips Mendapatkan Gorengan yang Sempurna

Selain langkah-langkah dasar, ada beberapa tips tambahan agar hasil deep frying benar-benar maksimal:

  1. Gunakan tepung atau adonan pelapis
    • Tepung berfungsi membentuk lapisan renyah sekaligus menjaga kelembutan bahan di dalam.
    • Kombinasikan tepung terigu, tepung maizena, atau tepung beras untuk hasil lebih garing.
  2. Jaga suhu tetap stabil
    • Atur kompor dengan api sedang.
    • Jangan tinggalkan minyak tanpa pengawasan karena bisa terlalu panas dan berbahaya.
  3. Potong bahan dengan ukuran seragam
    • Potongan yang sama besar akan matang merata.
  4. Gunakan minyak baru untuk hasil terbaik
    • Minyak yang digunakan berulang kali dapat menghasilkan bau tengik dan merusak rasa makanan.
  5. Tambahkan sedikit garam setelah digoreng
    • Memberikan rasa gurih alami dan menjaga kerenyahan gorengan.
RBD Coconut Oil

Rahasia Hasil Gorengan yang Renyah dan Tidak Berminyak

Ada beberapa rahasia kecil yang sering digunakan oleh koki profesional agar gorengan deep frying lebih sempurna:

  1. Pastikan bahan dalam keadaan kering sebelum digoreng
    • Air yang menempel akan membuat minyak memercik berbahaya.
  2. Gunakan teknik double frying (menggoreng dua kali)
    • Pertama, goreng dengan suhu lebih rendah hingga matang.
    • Kemudian angkat, tiriskan, dan goreng kembali dengan suhu lebih tinggi sebentar untuk kerenyahan ekstra.
  3. Tambahkan baking powder pada adonan tepung
    • Baking powder membantu menciptakan gelembung udara sehingga hasil gorengan lebih renyah.
  4. Jangan aduk terlalu sering
    • Biarkan makanan matang dan membentuk lapisan renyah sebelum disentuh agar tidak hancur.
  5. Sajikan segera setelah digoreng
    • Gorengan deep frying paling nikmat ketika baru saja diangkat dari minyak, masih hangat dan renyah.

Also read: 7 Jenis Minyak Kelapa yang Cocok untuk Industri Pangan

Kelebihan dan Kekurangan Deep Frying

Kelebihan:

  • Hasil gorengan lebih renyah dan merata.
  • Waktu memasak relatif cepat.
  • Bisa digunakan untuk berbagai jenis makanan.

Kekurangan:

  • Membutuhkan banyak minyak.
  • Jika tidak hati-hati, makanan bisa terlalu berminyak atau gosong.
  • Konsumsi gorengan berlebihan tidak baik untuk kesehatan jantung dan berat badan.

Kesimpulan

Deep frying adalah teknik menggoreng dengan cara merendam makanan sepenuhnya dalam minyak panas. Metode ini populer karena mampu menghasilkan gorengan yang renyah di luar dan lembut di dalam. Kunci utama keberhasilannya terletak pada pemilihan minyak yang tepat, pengaturan suhu stabil, serta cara meniriskan gorengan agar tidak berminyak.

Meski hasilnya menggoda, penggunaan teknik deep frying tetap harus dibarengi dengan pola makan seimbang. Menikmati gorengan sesekali tentu sah-sah saja, tetapi mengimbanginya dengan konsumsi sayuran, buah, dan makanan sehat lainnya adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap bugar. Dengan memahami cara, tips, dan rahasia deep frying, Anda bisa menghasilkan gorengan sempurna layaknya koki profesional di dapur rumah sendiri.

Dimas Surya Tjandra
Dimas Surya Tjandra
Ahli Proses Refining |  + posts

Dimas Surya Tjandra adalah seorang profesional di bidang teknologi pangan dan pengolahan minyak nabati, khususnya pada proses refining minyak kelapa.

Scroll to Top